Saturday, December 17, 2011

"salah siapa negriku?"


negriku negri yang dilintasi garis khatulistiwa dan boleh di bilang garis keberuntungan yang menjadi ikat pinggangnya bumi. kawasan yang beriklim tropis yang hanya terdiri dari 2 musim. masih lekat teringat nggak blogger lagu semasa kanak kanak dulu?
nenekku seorang pelaut?  yah saya yakin lagi ini lahir berkat pengamatan penyair yang begitu lekat terhadap alam yang diddudukinya yang dihuninya. bahkan ada juga "tongkat dilempar akan tumbuh". wah blogger takjub bener yah dengan negara ku negara Indonesia. tongkat aja di tanam pasti akan tumbuh. gimana dengan penanaman yang begitu apik yang dilakukan para masyarakat indonesia yah blogger. humm saya yakin pasti akan ok bnget tuh hasilnya jika kelak masa panen datang.

blogger indonesia ini negri ku loh blogger negri yang kaya negri yang indah berbagai suku etnik dan lembah yang indah dengan berbagai wisata alamnya yang elok.

saya yakin banget optimis sekali blogger.. banget banget deh blogger "nggak alay loh blogger"
siapa coba yang nggak takjub dengan khasanah pemberian Tuhan untuk negri kita di khatulistiwa. satu negara punya 3 jam yang berbeda dari barat hingga timur. itu baru yang nampak nya aja blogger, belum juga yang tersimpat di perut ibu pertiwi. sebut aja semua tambang yang ada didunia. semua kita punya yang kualitas 1 loh blogger.

tapi saya ada rasa kecewa juga. kecewa dengan pemberitaan yang tadi saya baca, penjualan hasil pertanian petani indonesia yang menurun 60%. kemudian juga ada pemberitaan banyaknya barang masuk dari luar negri dengan harga lebih murah dari produk lokal rakyat kita. bahkan yang paling menyayat hati saya tentang pemberitaan pembantaian penduduk asli di mesuji.
kadang bingung juga, penyebab dan akar permasalahan semua ini sampai terjadi. dimana seharusnya rakyat kita di perjuangkan nasibnya di hargai semua karyanya.
bagaimana ceritanya perekonomian kita membaik jika saja masih terjadi fenomena fenomena yang seharusnya tidak ada di indonesia.

saya sebagai seorang calon praktisi peternakan menelan rasa senang dan bahagia pada saat adanya pemberitaan dihentikannya impor daging dari australia. penghentian impor ini tidak mempengaruhi harga daging dipasaran tidak membuat lonjakan berarti pada harga susu, namun saya kecewa saat kestabilan indonesia dalam penyediaan produk dari peternakan dalam artian tidak bergantung lagi pada impor, kenapa harus ada juga impor.
blogger padahal dengan menghentikan impor dari luar akan berdampak baik pada perekonomian dan perbaikan mutu dan kualitas petani dan peternak di indonesia.
pada pemberitaan itu saya benar benar geram dan ada rasa marah dan ingin sekali menyentil kebijakan seperti itu.
yah sudahlah blogger, saya harus mengalah dengan kebijakan, saya hanyalah mahasiswa peternakan yang mungkin saja dibilang tidak mengerti dengan kendali perekonomian atau apalah namanya tetek bengek income negara.
banyak fakta yang akhir akhir ini di indonesia yang seharusnya perlu dikaji ulang oleh bapak dan ibu dewan serta pemerintah:

1.     1. Dengan diberhinentikannya impor bakalan dan daging sapi segar dan beku tidak mempengaruhi terhadap harga pasar terhadap daging.
Artinya indonesia mampu untuk memenuhi kebutuhan daging dalam negri. Dan saya yakin dengan diasahnya keterampilan masyarakat untuk beternak akan mampu meningkatkan kualitas ternak yang bagus untuk di konsumsi. Pertanyaannya: kapan indonesia berhenti impor daging?
2.       2. Dengan adanya perdagangan bebas membuat produk luar negri dengan sebebas bebasnya masuk ke indonesia
Kita cerita pada pemberitaan terkait dengan masuknya pakaian kualitas KW dari china ke indonesia. Ini sama artinya membunuh perlahan para pengrajin dalam yang  negri. Kasian pengrajin indonesianya lagi. Alangkah baiknya diperketat impor barang dari luar negri. Pertanyaannya: memang batik indonesia terkenal keseluruh indonesia, alangkah baiknya dilakukan pengembangan terhadap usaha konveksi secara besar besaran di indonesia?
3.       3. Di permudahnya investor untuk menanam saham di Indonesia, apa orang cerdas dan orang kaya di Indonesia sudah tidak ada lagi?
Pemberitaan baru baru ini tentang mesuji, sangat menyedihkan dan tragis. Orang yang mencari penghidupan di negara kita sendiri membunuh warga kita sendiri. Kira kira gimana itu? Apa negara kita sudah kehilangan hak untuk mensejahterakan rakyat?
Prinsipnya setiap orang ingin mencari kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Alangkah baiknya investor dari luar negri jangan terlalu menjamur di indonesia. Bukankah orang indonesia kaya dan cerdas? Manfaatkan potensi dong buat mensejahterakan sesama warga.
4.       4. Masalah perbatasan negara
Ayo lah bapak ibu sama sama kita bermain di batas rumah kita, kita bersih kan kita jaga kita tanam rasa nasionalisme yang kental dan perhatian yang lebih agar kelak saudara kita tidak berpaling dan lupa dengan kewarganegaraannya lantaran dapat perhatian lebih dari tetangga.

blogger
saya coba pilah pilah lagi, membiarkan importir dan investor menjamuri indonesia tentunya akan mendatangkan devisa buat negara. praktisnya begitu yang pernah terlintas dalam pikiran saya.
nah alangkah baiknya jika nggak lagi ngarep pemasukan negara dari urusan investor lah devisa lah importirlah.
coba liat eropa?
nggak usah jauh jauh..
china yang produknya mampu merajai psaran internasional. kita juga mampu loh seperti itu. jika ketermpilan kita selalu diasah. kita kan rame.. semuanya pad hebat. seperti bapak habibi dan sderet orang orang hebat indonesia lainnya. ayo lah indonesia..
kita bisa lebih sejahtera jika pasar bebas tidak terlalu merajai negri kita.
seperti tempo dulu indonesia telah mampu membuat pesawat, tapi apa? karena kurangnya penghargaan terhadap produk dalam negri sendiri. jadinya kita nggak pe de memakai atribut made in negri kita. padahal kita udah punya sumber yang ok. dan sumber daya manusia yang ok. saya yakin blogger dengan "nurture" dan "narture" indonesia will be ok..

smoga impian kita tercapai untuk menjadi negara yang maju dan tidak lagi sebgai negara berkembang.

No comments:

Post a Comment