Sunday, December 18, 2011

"cara mendatangkan uang seperti apa?"



berbagai macam ragam pekerjaan yang bermunculan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat yang sering kali bersifatk komsumtif dewasa ini.
perdagangan pun menjadi salah satu alternatif dari sekian banyak motode pekerjaan yang dapat menghasilkan penghasilan. trend cara pencarian nafkah setiap masyarakat punya animo yang beragam, mulai dari trend menjadi pegawai negri pemerintahan yang tentunya punya prospek hidup jaminan dimasa tua dimana setiap pegawai akan mendapatkan berbagai macam jaminan hingga akhir hayat dan bahkan pensiunan juga bisa di terima oleh ahli waris jika pegawai tersebut wafat.
ada lagi pekerjaan di BUMN dan swasta, biasanya pekerjaan seperti ini, pada saat kita berhenti bekerja akan menerima uang penghargaan atau apalah namanya seperti pesangon, uang tanda jasa kerja kita semasa mengabdi di perusahaan tersebut.
kemudian adalagi yang disebut usaha wiraswasta dan wirausaha dimana usaha ini merupakan kegiatan seseorang yang bekerja dengan melibatkan beberapa karyawan untuk mendapatkan money dan gold.

berbagai model orang orang kreativ zaman modern ini untuk melakukan perdagangan. ada yang masih bertahan melakukan perdagangan face to face dan ada juga door to door. nah sekarang bisnis di indonesia sudah mulai menjamur yang namanya bisnis multilevel.

nah.. trend zaman sekarang di Indonesia mulai pada inovasi modern perdagangan yang mulai trend seperti perdagangan secara online dan membentuk grup atau jaringan.
konon kabarnya trend sekarang perdagangan melalui marketing multilevel. saya coba telaah kembali dan saya amati, sebagai salah satu lakon dalam binis multilevel dari beberapa bendera, animo mahasiswa yang paling tinggi dalam melakoni pekerjaan ini.


banyak penawaran dan cara mendapatkan keuntungan yang berbeda pada setiap bisnisnya. prediksi saya nantinya di Indonesia, perdagangan secara multilevel akan mampu menguasai pasaran. alasannya karena banyaknya generasi muda yang jadi pemainnya. yah satu keyakinan tentang ini.
ini juga disinyalir disebabkan penerimaan pegawai negri yang sudah dibatasi seketat mungkin oleh negara, dan sementara itu kebutuhan selalu meningkat akan pemenuhan kebutuhan kehidupan. sehingga banyaklah diantara kita yang berusaha mencari solusi untuk mendatangkan penghasilan untuk pemenuhan kebutuhan hidup lakon kehidupan.
blogger
saya juga yakin banyak anak muda yang sangat mengkhawatirkan kehidupan masa depannya. saya sebagai anak muda pun juga harus bisa membaca pasar kedepannya, bagaimana usaha yang akan di bangun, pekerjaan apa yang akan dibutuhkan pasaran untuk kedepannya. itu merupakan salah satu beban untuk menghadapi masa depan setelah menginjak usia diatas 20 tahun tentunya itu menjadi problem tersendiri untuk kedepannya dan menjadi tantangan untuk kedepannya sebagai pemuda bangsa.

blogger..
saya teringat dengan hadist Rasulullah  yang kesimpulannya begini:
tidak akan miskin suatu negri jika negri tersebut masih memeiliki ternak

beranjak dari hadist tersebutlah saya jadi lebih semangat untuk menuntut ilmu di peternakan.
walau awalnya ada kesedihan dan rasa kecemburuan kepada mereka yang bisa bebas memilih kemana aja pilihannya.
ternyata pilihan orangtua saya tidak salah, pilihan yang sangat tepat. setelah memilah milah hal hal tersebut, akhirnya saya mencoba untuk berusaha dan berkompetisi di dunia baru saya dunia peternakan.
sekarang saya sudah jalan 5 semester menuntut ilmu di peternakan, akhirnya saya merasakan nyaman dan impian tersenyum masa depan yang cemerlang, meski masih ada banyak cibiran untuk pilihan ini. tapi saya yakin mereka yang telah mencibirkan pilihan saya hari ini, akan mengikuti jejak saya untuk generasi mereka berikutnya.
saya juga teringat tentang pituah dari om bob, "selagi manusia hidup, pasti akan butuh makan". saya artikan begini, dunia ternak tentunya penyedia makanan masyarakat yang sangat vital keberadaannya.

jadi, mau kaya? lakukanlah usaha yang dibutuhkan untuk kebutuhan vital manusia.
diskusi kecil dengan teman teman saya yang diluar peternakan, dapat saya simpulkan, banyak yang tidak setuju dengan pemikiran saya ini, alasannya pekerjaan peternakan itu bau dan jorok. yah memang benar adanya begitu teman, sebagai peternak tentunya bergelut dengan ternak, tentunya bau dan jorok. tapi duitnya dapat mewangikan nama kita mewangikan kehidupan kita. lakukanlah usaha dengan sungguh sungguh, sehingga akan mendapatkan hasil yang bersungguh sungguh juga.
begitu lah blogger..
sedikit gambaran dari saya. banyak orang yang berhasil memiliki kemewahan dengan usaha di dunia peternakan, walaupun masih bnyak juga yang masih menanggung resiko kegagalan dalam usaha peternakan. bagi peternak yang gagal, mungkin ada beberapa kesalahan yang membuat kegagalan itu menghinggapi mereka. untuk yang pernah mengalami kegagalan ayo segera bangkit, seseorang yang sukses tentunya tidak instan, tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk sukses.
yang harus dimiliki itu "mau dan mampu".
mau untuk berusaha, mau menerima kritikan, mau untuk sukses, mau untuk berbagi.
mampu,mampu untuk bekerja mampu untuk berusaha,mampu untuk menerima resiko.
balance kedua hal tersebut akan membawa kita ke jalan kesuksesan.

No comments:

Post a Comment