setiap manusia dianugrahkan lidah dan mulut yang manis, tidak peduli dia miskin atau kaya. golongan dari kelas atas mau[un kelas bawah. bahkan setiap makhluk telah dilengkapi dengan karunia tersebut. begitu pentingnya peranan mulut. untuk suplay segala hal yang dirasa perlu, seperti tempat lewatnya makanan ke sistem pencernaan dalam tubuh, yang membantu metabolisme tubuh dengan asupan makanan ke mesin mesin yang canggih yang ada di dalamnya. tak pelak juga, sebagai penyaluran sebuah aspirasi yang terkadang banyak bikin orang sakit hati atau kadang sebagai saluran penyejuk hati dengan memberikan nasehat kepada orang sekitar yang sedang dilanda krisis perasaann ataupun krisis kepercayaan.
yah mulut sebagai sumber berbagai hal yang vital yang vital untuk berinteraksi dengan orang lain dan juga untuk hal yang vital yang dilakukan. mulut sebagai salah satu bentuk komunikasi yang dibutuhkan dalam sebuah kegiatan rapat atau musyawarah. tidak terbayangkan jika seseorang beriknteraksi melalui secarik kertas setiap saat. bisa blogger bayangkan berapa banyak hutan yang gundul untuk memproduksi kertas, betapa berserakannya kertas di muka bumi ini.
dengan anugrah mulut yang dilengkapi dengan suara yang indah suara yang lantang, suara yang kemayu, semua jadi lebih instan dan cepat tersalurkan dalam komunikasi.
begitu besarnya peranan komunikasi. tak sedikit juga banyak diantara kita menggunakan suara yang lantang hanya lantaran menikmati emosi yang merajai hati dan pikiran bahkan sampai dengan suara lantang menghardik seseorang yang belum ada bukti kesalahan yang di jatuhkan kepadanya. terlebih pada mahasiswa yang begitu aktif untuk menyampaikan aspirasi. banyak diantara kita yang sering kali lepas kontrol dan mengakibatkan perselisihan.
kadang perselisihan perselisihan kerap kali muncul dari berbagai cuplikan cuplikan kata kata yang di perbuatnya.
tertindaslah mereka yang tidak mau melawan apa yang dituduhkan.
ketika di sebuah grup jejaring sosial itu sangat terasa pahit manisnya pembicaran dan komunikasi yang sering menyudutkan salah seorang rekannya. begitu hebat maha dahsyat apa yang mereka sampaikan.
saya serba salah dalam posisi itu sahabat blogger, jika saya angkat bicara dan ikut ikutan mengklarifikasi argument mereka, pastinya saya akan diserang balik. dan itu artinya sama saja saya mengikuti emosi mereka. dan saya pun menyimpulakan ada baiknya saya diamkan aja dulu. suatu saat nanti akan saya tuturkan apa yang mereka sampaikan dan apa yang terjadi sebenarnya.
nggak tau juga nih blogger, gimana menyikapi orang yang ngomong asal asalan aja.
menurut saya pribadi yah blogger, seseorang itu apa yang mereka tuturkan. yah, kita bisa memberikan penilaian sesuai dengan apa yang mereka ucapkan.
kadang banyak omong banyak juga salahnya blogger.
"tong kosong nyaring bunyinya"
tepat atau nggak pribahasa ini di nobatkan di tulisan saya kali ini juga nggak tau pasti blogger. dia yang angkat bicara sering kali nggak ngerti pokok bahasan, yah jadinya bikin orang yang nggak menelaah lebih lanjut juga ikut ikutan salah persepisi.
selalu mengambil hikmah dari berbagai peristiwa. ini lagi lagi jadi jalan menuju kedewasaan seorang saya selaku mahasiswa yang anantinya akan jadi penerus generasi dari bapak siswono menteri pertanian dan boleh jadi penerus seorang SBY yang begitu tegar.
"kamu apa yang kamu sampaikan"
semoga nanti saya juga ikut jadi salah seorang yang juga ada di podium kepersidenan dan kementrian. tentunya mau di kementrian di bidang saya sendiri.
No comments:
Post a Comment